POPULAR POST

PANDUAN WISATA KE PULAU BAWEAN LENGKAP - TRAVEL BOOK 2023

Gambar
PULAU BAWEAN KABUPATEN GRESIK Panduan tour explore wisata Pulau Bawean Kabupaten Gresik yang terdapat pada halaman ini, Kami suguhkan berdasarkan pengalaman kami dalam menyediakan jasa perjalanan dan paket trip wisata murah   ke Pulau Bawean  Panduan wisata singkat dan lengkap ini juga kami susun berdasarkan pengalaman kami sebagai salah satu pelaku pariwisata yang berlokasi di Pulau Bawean   Gresik spesialis pelayanan jasa paket liburan ke destestinasi wisata populer di Ba wean. "ONE'S DESTINATION IS NEVER A PLACE, BUT A NEW WAY OF SEEING THINGS"  HENRY MULLER Travel Book Bawean Isle 2023 ini juga diperuntukkan se bagai tourist information and guidance para wisatawan untuk mencari referensi berwisata alias nge trip ke tujuan wisata populer di Pulau Bawean Gresik Jawa Timur. Bawean Trip Guide Office  Artikel singkat panduan wisata ke pulau Bawean ini diharapkan bisa membantu anda yang sedang mencari referensi travelling tujuan wisata tentang

5 tips sebagai travel writer

5 Tips untuk memulai Karir sebagai Travel Writer

Senjata Travel Writer
Kamu mau jadi seorang travel writer? Kamu ingin berkelana keliling dunia, mengirimkan cerita-cerita seru petualanganmu dari tempat-tempat jauh kepada majalah, koran, dan website. Dan dibayar mahal untuk itu. Tapi apakah jalannya akan semudah itu?
Dunia penerbitan travel writing dewasa ini memang seakan sedang mengalami gempa yang berkepanjangan. Kita semua tahu bahwa banyak hal sedang terjadi, namun kita masih belum bisa menebak seperti apa keadaannya nanti ketika gempa tersebut berakhir.
Soal bahwa travel writer dibayar mahal, kita yakin sajalah dulu bahwa hal tersebut masih akan terjadi dan jika saya boleh berkata: jangan berhenti dulu jadi travel writer.
Tidak Ada yang sulit selagi anda mau menuliskannya
Garis besarnya seperti ini: koran dan majalah masih menjanjikan, namun jumlah mereka tidak sebanyak dahulu juga tidak sejaya di masa lalu, jadi kompetisi agar tulisanmu dimuat di media tersebut semakin keras. Di sisi lain, seiring berkembangnya internet, semua yang berkepentingan pun pembaca, pejalan, pelaku industri pariwisata, pengiklan, sponsor, dan penyedia teknologi juga mengalami evolusi. Dan evolusi yang sedang terjadi ini justru juga membuka kesempatan-kesempatan baru buat para travel writer.
Writing merupakan skill kelas atas
Jadi apa yang bisa dipetik dari hal tersebut, khususnya bagi kamu yang bercita-cita jadi travel writer? Artinya, dibanding masa-masa sebelumnya, tersedia lebih banyak jalan agar tulisanmu dipublikasikan. Artinya lagi, sekarang ada lebih banyak orang yang mencoba mendapatkan uang dari travel writing dibanding dahulu. Kesimpulannya adalah: sepanjang sejarah travel writing, di masa ini jumlah travel writer lebih banyak namun masing-masing menghasilkan uang yang lebih sedikit.
Tapi kita fokus saja pada yang positif-positif dan membahas tentang apa yang bisa kamu lakukan untuk memperbesar kesempatanmu menjadi seorang travel writer yang mempunyai ciri khas
Senjata Kedua

Yuk let's check it out bagaimana menjalankan 5 tips untuk menjadi seorang travel writer :

1. Buat sebuah portofolio online
Sekarang ini kalau kamu ingin jadi seorang travel writer, penting sekali untuk membuat sekurang-kurangnya sebuah laman portofolio, blog bahkan lebih bagus lagi: ini seperti sebuah papan iklan digital tempat kamu bisa menunjukkan siapa kamu, perjalanan-perjalanan yang telah dan akan kamu lakukan, akun-akun sosial media, dan di sana kamu juga bisa memamerkan artikel, foto, dan video milikmu. Di tengah dunia yang dipenuhi oleh kreator konten perjalanan, laman itu adalah portal multimedia untuk menjangkau audens dari segala lapisan, dari mulai pembaca, penontonbahkan sampai editor. Jadi, bangun portofoliomu sekarang!
Show the world by your portofolio

2. Temukan ciri khasmu sebagai travel writer
Berhubung begitu banyak penulis pemula yang sekarang berkeliaran, kamu perlu membedakan dirimu dari penulis-penulis lainnya. Pilih sebuah destinasi, aktivitas, atau hal yang menarik bagimu, dan konsentrasi di sana. Asah keahlianmu di bidang itu apakah itu jalan kaki, makan-makan, atau bawean (atau mungkin: jalan kaki untuk makan-makan di bawean!)dan bagilah pengetahuanmu dengan penuh otoritas, gaya, dan minat. Posting di Facebook dan Twitter, tulis di blog, berikan komentar di laman blog orang lain, forum-forum online, dan chat apps. Lakukan itu dengan tekun dan kamu akan menjadi orang yang dianggap paling ahli di bidang itu; ini akan memperluas pembacamu dan menarik perhatian dari media besar yang menganggapmu ahli di bidang itu dan mungkin selanjutnya akan mempublikasikanmu dan lamanmu.
Dunia dalam jarimu

3. Perluas tulisanmu dari hal kecil 

Mungkin ini terdengar bertolak belakang, sebagaimana adalah masuk akal untuk memfokuskan diri terhadap konten, juga masuk akan untuk tidak ngoyo dan berpikir terlalu muluk-muluk. Ingin melihat namamu tercetak dalam sebuah tulisan? Jika kotamu punya surat kabar lokal, coba ajukan sebuah usulan cerita (pitch) pada editornya. Kalau kamu punya sebuah website favorit, hubungi editor atau produsernya dan tanya apakah mereka membutuhkan seorang kontributor sesuai dengan keahlianmu. Jika ada sebuah majalah yang fokus pada hal-hal yang kamu suka, pelajari halaman depannya dan ajukan satu-dua pitch pada editornya. Tujuan utamamu adalah membangun sebuah relasi dengan editor atau produser yang akan memberikanmu kesempatan untuk menyalurkan tulisan-tulisanmudan sebuah batu loncatan untuk kesempatan-kesempatan lain yang lebih besar.

Hal kecil yang bisa menjadi kuar biasa

4. Jaringan online dan offline

Seperti yang sudah disebutkan pada poin kedua, jalin jaringanmu melalui berbagai media sosial, laman-laman website, dan percakapan online. Lakukan juga hal yang serupa di dunia offline: hadiri acara kumpul-kumpul, workshop, dan konferensi. Ajang kopdar seperti itu adalah momen yang cocok untuk berkumpul dengan anggota-anggota suku kamu, sekaligus mendapatkan informasi berharga dan tentunya makanan enak.
5. Ketika kamu menulis, kamu harus paham betul tujuanmu menulis
Kesalahan terbesar yang sering dilakukan para penulis tidak berubah: mereka tidak paham tujuan mereka menuliskan artikel tersebut, sehingga mereka tak mungkin bisa mengkomunikasikan maksud mereka. Ketika kamu duduk di depan laptop menuliskan tips-tips dan kisah-kisah perjalananmu, tanyakan ini pada dirimu: apa pelajaran yang ingin kuberikan pada pembacaku? Apa yang bisa mereka petik? Kemudian bangunlah sebuah tulisan, secara sistematis, sampai semua pelajaran yang ingin kamu berikan tersampaikan. Cobalah lakukan hal ini, dan kamu akan melesat jauh dalam lomba lari melawan para travel writer lain.
Bayangkan kamu main kesini

Okey.. Semoga beruntung dan nikmati perjalananmu! (Swan)
Share dan silahkan berkomentar di kolom ya. Terimakasih

Komentar